Showing posts with label pkgen. Show all posts
Showing posts with label pkgen. Show all posts

Wednesday, April 1, 2009

Terjemahan Interview Stephane Vigroux (Parkour Generations)


*untuk subtitle Bahasa Indonesia, play video terlebih dahulu, kemudian klik panah di kanan bawah tampilan Youtube, pilih kotak yang kedua, kemudian pilih ‘Indonesian’*

Permulaan

Sejarah dari parkour dan art du dispacement dimulai dari sekelompok anak muda yang menamakan diri mereka Yamakasi. Grup Yamakasi beranggotakan David Belle, Sebastien Foucan, Yann Hnautra, Charles Perrière, Malik Diouf, Guylain N'Guba-Boyeke, Châu Belle Dinh, Williams Belle, Laurent Piemontesi. Mereka adalah sekelompok teman yang melakukan suatu seni yang sama.

Kemudian karena adanya perbedaan cara pandang, muncullah beberapa nama untuk seni ini. David memilih parkour, dan Sebastien memilih freerun. Namun pada dasarnya, saya rasa semua setuju, ini semua bermula dari satu disiplin yang sama, nama yang sama, bentuk latihan yang sama. Sekarang itu telah berubah dan muncul nama-nama berbeda, namun pada permulaannya ini adalah latihan yang sama.

Mengenai saya, saya berlatih bersama David, kemudian saya bertemu Yamakasi setelahnya. Ini merupakan sesuatu yang baru, sangat menarik, dan sangat ditekuni dalam banyak hal: secara fisik dan mental. Saya hanya kagum akan bagaimana seseorang dapat mendesak diri mereka masing-masing.

Menjadi kuat adalah awal dari semuanya, apa artinya? Mereka menaruh nilai di balik kata ini - to be strong. Jadi ini dimulai secara fisik, melakukan tantangan-tantangan. Dapatkah kamu mengangkat batu ini? Dapatkah kamu mendorong mobil ini? Dapatkah kamu mendorong ini? Dapatkah kamu melompat dan meraih tembok ini?

Mereka mulai menaruh angka-angka yang cukup tinggi dalam jumlah repetisi yang mereka lakukan dan melibatkan banyak insting. Pada saat itu belum ada metode yang jelas mengenai latihan seperti saat ini. Ini butuh waktu, bahkan untuk mereka, untuk memahami mengapa mereka melakukannya.


Traceurs

Saat ini Traceur menjadi suatu kata yang umum. Semua orang menyebut praktisi dari parkour dan art du displacement sebagai traceur, dan saya tidak tahu bagaimana bisa sampai begini. Pada dasarnya, traceurs adalah sekelompok praktisi. Kelompok praktisi disiplin ini pada awalnya menamakan diri Yamakasi (termasuk di dalamnya David Belle, Sebastien Foucan, saya, dan teman-teman lain), kemudian beberapa waktu setelah itu kami menamakan diri kami traceur. Jadi menurut saya, ini memberi batasan mengenai siapa yang melakukan disiplin ini.


Parkour Generations

Setelah semua masalah yang kami hadapi di Perancis dengan Sebastien Foucan mengenai pengembangan parkour, saya memutuskan untuk pergi dari Perancis dan tinggal di Thailand. Setelah beberapa tahun di sana, saya menyadari bahwa saya pribadi tidak mendapatkan apa-apa. Pada saat itu juga Chau dari Yamakasi menghubungi saya dan mengatakan pada saya untuk kembali ke Inggris dan melakukan sesuatu di sana, karena pada waktu itu disiplin ini mulai berkembang namun tidak dalam alur yang benar. Jadi saya harus pergi kesana dan merapikannya kembali. Saya bilang OK, saya akan pergi ke Inggris dan melihat apa yang terjadi di sana. Jika ada yang bisa dilakukan, mari kita lakukan. Sekarang atau tidak sama sekali.

Saya tiba disini, bertemu Forrest dan Dan, kemudian kami memulai Generations beberapa minggu setelah saya tiba di London. Saya menyadari jika saya ingin membuat suatu perubahan ke arah yang benar, saya harus melibatkan orang yang tepat. Jadi saya mulai menghubungi traceur-traceur Perancis. Kami telah mendapat gambaran mengenai apa yang akan kami lakukan agar disiplin berada pada maksud yang tepat. Saya bertemu Chau, William, Laurent, dan Yann. Mereka bilang OK, Stephane. Bagus. Kalau kamu melakukannya kami akan mendukungmu. Kita dapat melakukan sesuatu bersama-sama sebelum orang-orang melakukannya tanpa motivasi yang benar.


Praktisi Pemula

Kami mendapati bahwa sangat sulit saat ini bagi para praktisi pemula untuk berlatih, karena bagi mereka parkour adalah sesuatu hal yang berbau media. Hal ini dapat menghasilkan uang dan menjadi sebuah pekerjaan. Bahkan jika mereka memiliki motivasi yang baik, aspek bisnis ini adalah sesuatu yang nyata. Ini akan sulit bagi mereka untuk memulai semuanya dari awal, memiliki pengertian yang benar, dan pendekatan yang benar tentang latihan. Seringkali orang-orang mengeluarkan energi dan berlatih, namun mereka tidak memperhatikan detail-detailnya. Contohnya, kamu menentukan jarak untuk melakukan quadrupedal - monkey walk dan seringkali kebanyakan orang akan berhenti sebelum garis yang ditentukan. Saya tidak mau mencurangi diri saya sendiri. Jika saya mengatakan sesuatu maka saya akan melakukannya. Ini mengenai sikap yang harus kita tunjukkan saat latihan lebih dari latihan itu sendiri.

Alasan kami bergabung bersama-sama dalam Parkour Generations adalah untuk memastikan orang-orang memiliki pengertian yang lebih baik mengenai apa itu art du displacement dan parkour. Untuk saat ini masalahnya adalah ada kesalah pahaman mengenai apa yang sebenarnya. Ini bukan mengenai melakukan backflip untuk membuat teman-temanmu kagum.

Jika kamu ingin bertahan dan menjaga tubuhmu, kamu harus benar-benar memikirkan apa yang kamu lakukan dan mengerti mengapa kamu melakukan ini. Apakah kamu tahu asal dari semua ini? Apakah kamu tahu mengenai semangat yang diemban pada disiplin ini? Bagaimana ini terbentuk? Kapan ini diciptakan? Jadi kami mencoba untuk menjaga nilai-nilai ini dan bagi kami ini adalah ilmu seumur hidup. Ini adalah seni dimana kita berlatih setiap hari. Tidak hanya fisik namun juga mental. Maksud saya, kita semua pasti ingin menjadi orang yang baik dalam kehidupan kita. Kita ingin berubah.

Tidak ada gunanya kamu kuat dalam pergerakanmu namun bersikap buruk dalam kehidupanmu sehari-hari. Ini adalah perjalanan yang panjang dan ini adalah perjuanganmu sehari-hari untuk meningkatkan dirimu. Untuk menjadi lebih baik, untuk memiliki sesuatu yang lebih dalam, kamu harus memberi usaha yang lebih dan memberi lebih banyak untuk demi diri kita sendiri. Kamu harus jujur terhadap dirimu sendiri, hadapi rasa takutmu, dan berbagi serta membantu orang lain. Inilah mengapa kami banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang, kami melatih mereka, menolong mereka, dan mendesak mereka untuk menjadi lebih baik.


Kompetisi

Saya rasa kompetisi berbahaya untuk ego kita. Saya menyukai aspek performance darinya, namun masalah dari kompetisi adalah parkour sendiri adalah suatu disiplin yang baru didirikan dan dikenal, dan saya rasa melakukan kompetisi bukanlah sesuatu yang tepat untuk disiplin ini.

Parkour sangat dekat dengan media, dengan kemauan untuk menyombongkan diri. Kamu pasti tahu, melakukan back flip, tampil dalam film, dan sejenisnya. Semua hal ini yang berhubungan dengan ego bukanlah sesuatu yang baik. Hal-hal tentang kompetisi ini bukanlah sesuatu yang baik.

Namun ini telah terjadi. Saya tidak menyukainya dan tidak mendukungnya sama sekali. Tidak ada satupun dari kami di Parkour Generations, bahkan Yamakasi, saya kenal Sebastien, saya kenal David, tidak ada satupun founder yang mendukung 'World Freerun Championship' beberapa waktu lalu. Saya menegaskan, tidak ada satu pun dari kami yang mendukung ini.

Apa yang mungkin akan kita lakukan kedepannya lebih kepada pertemuan sedunia. Jadi yang pertama, ini harus digerakkan oleh suatu asosiasi internasional. Negara yang berbeda-beda harus terlibat dalam prosesnya. Seluruh ide, masukan, dan diskusi dari mereka harus ditampung. Kita harus mendiskusikan ini bersama-sama. Kamu tidak bisa mengatakan inilah world freerun championship padahal hanya kamu yang mencetuskan dan merencanakannya. Ini tidak benar.

Jadi kami akan mencari jalan untuk membuat suatu event yang merepresentasikan semuanya. Ini harus direncanakan dengan baik. Inilah mengapa kami butuh waktu untuk melakukannya dan voila! Kami harap antara sekarang dan saat nanti kami siap untuk mengadakan event ini, dengan banyak orang yang terlibat di dalamnya, tidak akan muncul event-event tidak jelas yang seperti yang kita ketahui baru-baru ini. Karena saya yakin ini sangat buruk untuk citra dari disiplin ini.

Orang-orang menggunakannya untuk menghasilkan uang, itu baik untuk mereka namun ini tidak baik untuk disiplin yang kita tekuni. Disiplin ini masih baru dan dikembangkan, dan beberapa orang sudah merusaknya sebelum ini berkembang. Media mungkin memiliki pandangan yang salah mengenai disiplin ini.


Translated by: Daniel Giovanni
Source: http://www.youtube.com/watch?v=cxaAzLdhKxU

Thursday, February 5, 2009

Terjemahan Interview Dan Edwardes (Parkour Generations)

Di 2 postingan blog sebelomnya, gw udah posting video interview Dan Edwardes, seorang anggota Parkour Generations. Nah, mumpung hari ini gw nganggur gak ada ujian, gw cobain terjemahin interviewnya, lumayan cape juga yak nerjemahinnya. Sebelomnya mohon maaf kalo terjemahannya gak begitu rapih, gw sebisa mungkin ambil semua interviewnya tapi yang gw gak bisa terjemahin gw ambil poin pentingnya. Semoga bermanfaat yah!

1. Bagaimana pendapatmu tentang perkembangan parkour/freerunning di dunia?

A: Kemana kami pergi banyak orang berlatih dan ini sangat bagus. Ini yang kami harapkan, begitu juga dengan teman2 pendiri Yamakasi di Perancis dan Lisses. Kami berharap parkour berkembang di jalur yang benar, menyampaikan pesan yang benar pula, memberikan semua orang akses untuk mempelajari parkour dengan benar.

Semua akan baik apabila parkour dikembangkan di jalur yang benar, bukan di jalur yang salah. Dengan perkembangan pesat ini banyak orang yang belajar di jalur yang salah. Kami tidak ingin ini terjadi. Tapi secara umum kami melihat komunitas2 mulai berlatih dengan benar, kami hanya berharap kami dapat terus melakukannya dan terus berada pada jalur yang benar.

2. Apa yang menginspirasi kamu untuk berjuang dalam menyebarkan true spirit dari Parkour?

A: Inspirasi kami adalah passion akan seni ini sendiri, kami telah tersentuh, berubah, dan berkembang melalui Parkour. Banyak hal yang telah kami mengerti dari disiplin ini. Kami ingin membagikan hal ini kepada orang lain, jika mereka mau, agar mereka juga dapat berkembang dan mendapat segala kelebihan seperti yang kami dapatkan di parkour.

Ini semua mengenai mengambil semangat dari original Parkour, menjaga, dan meneruskan api semangat ini ke orang lain seperti generasi muda. Hal ini penting bagi kami dan menjadi motivasi kami.

Banyak hal menyenangkan di dalamnya, kami bepergian, bertemu dengan orang2 dan komunitas2, berlatih dengan mereka. sungguh menyenangkan. Intinya, ini adalah disiplin yang sangat berguna bagi siapapun yang melakukannya, kami serius, dan kami ingin menjaga semangat ini tetap ada.

3. Sangat jelas bahwa ada waktunya kita memaksa tubuh kita melawan sakit dan lelah adalah suatu hal yang benar, tapi kadang ada waktunya kita harus beristirahat. Bagaimana cara saya tahu mana waktu yang tepat?

A: Cara kita tau kapan kita tetap bisa melanjutkan latihan atau harus berhenti adalah dengan cara sering berlatih. Semakin banyak kita berlatih, maka kita semakin dapat mendengarkan tubuh kita dan meresponnya.

Benar sekali, kita masih bisa mendorong tubuh kita secara mental untuk berlatih walaupun ada kelelahan fisik, namun ada waktunya juga saat kita sudah benar2 merasa lelah dan kesulitan, yang akan membuat efek negatif pada fisik kita.

Dan itu artinya kita harus beristirahat dan baru kembali berlatih saat bugar. Ini semua kembali pada pengalaman kita berlatih, ada waktunya dimana tubuh kita akan mengeluh kelelahan atau memberi tanda bahwa apa yang akan kita lakukan akan menimbulkan cedera.

Oleh karena itu, berlatihlah terus, jangan terburu2, dan kita akan mengetahui batas diri kita, mana yang bisa atau tidak bisa kita lakukan. Semuanya kembali ke pengalaman.

4. Umur kamu membantu atau menghalangi dalam melakukan Parkour?

A: Itu semua relatif. Parkour bukan kemampuan untuk melakukan gerakan stunt atau sejenisnya. Parkour adalah bentuk latihan untuk diri sendiri, jiwa, dan pikiran melalui tubuh kita sendiri. Beberapa pemula merasa sangat kesulitan untuk melakukan precision jump sederhana. Bagi kita sederhana, namun bagi mereka sangat sulit. Jadi ini semua relatif bergantung kepada masing2 individu. Saat kamu berumur 20an kamu dapat melakukan gerakan2 yang lebih dinamis dibanding saat kamu berumur 50an. Tapi keuntungan yang didapat dari latihan parkour akan sama untuk semua umur.

Untuk saya, keuntungan yang saya dapat adalah saya merasa lebih baik. Selama kita berlatih tiap hari, kita akan menjaga tubuh kita tetap fit, selain itu, kita akan dilatih juga untuk bijaksana dalam berlatih, sehingga keduanya akan menjadikan kita lebih baik. Saya merasa lebih baik sekarang dibanding saat saya berumur 20.

5. Apakah menurut kamu generasi baru Parkour saat ini cenderung ingin mencapai progress lebih cepat dari yang seharusnya?

A: Ya, saya rasa ini cukup berbahaya. Saat kami bepergian, kami melihat banyak orang yang tidak memiliki bimbingan dari praktisi yang lebih berpengalaman seperti dari Perancis. Ada kecenderungan mereka mencontoh segala hal dari internet untuk melakukan suatu loncatan besar, trik2 atau stunt yang dianggap keren, tanpa mengetahui latihan2 berat di belakangnya yang merupakan dasar dari semua itu.

Ini alami, dan ini juga terjadi pada kami saat awal kami berlatih. Ini yang harus diluruskan dan ini yang membuat kami sekarang mengajar berdasarkan knowledge yang kami miliki untuk memberitahu mereka ini bukan cara yang benar karena kami pernah melaluinya juga.

Saya rasa cukup bijak bila komunitas di seluruh dunia tidak terburu2 dalam latihannya. Seni ini dibuat untuk dipraktekkan seumur hidup, bukan 5 tahun lalu badan kita berantakan. Untuk itu, kita harus berlatih dengan sabar, progress, dan memiliki fondasi yang kuat. Orang2 yang melakukan itu akan mendapatkan hasil yang terbaik.

6. Kemana pikiranmu diarahkan saat berlatih?

A: Saya rasa itu tergantung masing2 orang. Untuk saya ini bergantung pada tipe latihannya. Untuk latihan movement, saya memusatkan pikiran saya pada movement itu sendiri. Sebenarnya antara 2 hal: movement atau tidak memikirkannya sama sekali.

Saat saya sudah sangat merasa sangat nyaman dengan movement/terrain yang saya hadapi, saya berusaha tidak terlalu memikirkannya. Jika movement itu sulit dan saya sedang mempelajarinya, maka saya akan fokus untuk melakukan yang benar, detail2nya, dan aman.

Jadi ini semua kembali ke pertanyaan mengenai kapan saya harus fokus. Dan kemudian saya menguasainya, lalu saya dapat menyebarkan fokus saya dan bergerak dengan insting, yang untuk saya itulah tujuannya.

7. Apakah hal yang terpenting menurutmu untuk diketahui dan diingat oleh seorang traceur dalam Parkour?

A: Hal2 paling penting bagi seorang traceur dalam melakukan Parkour adalah mengapa mereka melakukannya dan apa yang diberikan Parkour pada diri mereka. Ini adalah disiplin pribadi, bukan untuk alasan2 lain seperti pamer, mendapat hadiah, atau menghasilkan uang. Ini adalah latihan untuk diri kita sendiri dan mengembangkan pikiran, tubuh, dan semangat kita. Meningkatkan kemampuan diri sendiri serta membuat kita sendiri ahli. Hal inilah menurut saya yang paling penting.

8. Menurutmu apakah perjuangan untuk menjaga image parkour terpisah dari freerunning itu berguna?

A: Tidak, mungkin ini yang selalu dijadikan pertanyaan oleh banyak orang di banyak tempat. Tapi kenyataannya Parkour dan Freerunning adalah sama, disiplin ini pertama kali bernama Art Du Deplacement, nama ini yang pertama digunakan oleh praktisi2 yang pertama kali melakukannya.

Kemudian ada seseorang yang kemudian menamakannya Parkour, atau menyatakan apa yang ia lakukan adalah Parkour, jadi pada dasarnya sama. Dan selanjutnya lagi diterjemahkan menjadi Freerunning untuk film dokumenter Jump London yang menggunakan istilah tersebut untuk audiens berbahasa Inggris.

Jadi Art Du Deplacement/Parkour/Freerunning adalah satu disiplin yang sama. Saya rasa ini penting untuk tidak memunculkan perbedaan karena ada individu/kelompok tertentu yang ingin memisahkan ini bukan untuk alasan menjaga disiplin ini tetap ada, namun mereka melakukannya untuk pengembangan komersial atau self-publicity. Tentu ini tidak benar.

Semangat dari Art Du Deplacement sebagai disiplin mula2 sangat penting untuk memisahkan disiplin ini dari disiplin lain. Ini yang membuatnya unik dan harus dijaga keasliannya melalui tidak membeda2kan melalui pernyataan "ini freerunning" dan "itu parkour", itu semua omong kosong. Ini semua bukan tentang daftar gerakan, namun mengenai semangat berlatih, semangat meningkatkan diri sendiri melalui gerakan, fisik, dan menghadapi rasa takut dalam diri kita.

Jadi jangan mengatakan dengan melakukan gerakan tertentu maka kita melakukan freerunning. Ini ketidakakuratan yang disebarkan melalui media yang sayangnya ingin memunculkan banyak perbedaan dari keadaan sebenarnya dan akhirnya memunculkan misinterpretasi. Ini semua adalah seni yang sama, seni individu.

9. Saya baca kamu berlatih bela diri juga, boleh saya tau apa saja itu dan bagaimana mereka mempengaruhi parkour dan latihanmu?

A: Saya sempat berlatih beberapa bela diri sejak berumur 9 tahun seperti Karate, Aikido, Boxing, Muaythai dan yang paling terakhir selama 10 tahun ke belakang ini adalah satu bela diri kuno dari Jepang. Yang terpenting adalah apakah semua itu memiliki fungsi atau berguna pada latihan saya. Saya sempat mempelajari beberapa teknik bertarung yang digunakan militer, yang saya rasa ini yang paling berguna.

Apa yang membuat saya tertarik parkour adalah fungsinya dan lingkungannya, saya melihat salah seorang founder menggunakan lingkungannya dengan efektif. Ada beberapa kesamaan dalam mentality dari bela diri dan parkour. Parkour bukanlah suatu bela diri, dua hal yang saya bahas ini memiliki tujuan yang berbeda.

Jadi tidak ada pertukaran secara langsung antar dua hal ini, mungkin terdapat beberapa kesamaan pada konsepnya, namun tidak pada motivasinya. Bela diri mengajarkan untuk melindungi diri anda dan melukai, sedangkan parkour tidak seperti itu, jadi dapat kita lihat perbedaan yang mendasar pada fundamentalnya. Ini pendapat saya setelah 23 tahun berlatih... bela diri, bukan Parkour. :)

10. Suatu hari tanpa Parkour bagi kehidupan Dan Edwardes berarti...

A: Sedikit dan sudah lama sekali, karena kita sibuk berlatih, melatih, membuat proyek, dll. Parkour mempengaruhi banyak kehidupan anda, cara anda bergerak, cara anda berpikir, jadi rasanya tidak ada satu hari tanpa parkour.

Tapi masih ada kadang2 masih ada hari dimana saya tidak benar2 berlatih dan tidak mengerjakan proyek. Berarti masih ada hari bebas Parkour untuk saya dan pada hari2 itu saya melakukan latihan bela diri atau menulis buku baik untuk project ataupun yang lain, atau untuk bersantai. Bertemu teman, nonton bioskop, ke restoran, dan hal2 lain yang orang lain juga lakukan.

Kalau anda sudah benar2 menyatu dengan parkour dan banyak berlatih maka sulit untuk membedakan mana hari anda yang tanpa parkour karena saat anda berjalan2 di kota, anda melihat segala hal dalam sudut pandang parkour, itu selalu akan muncul di kepala anda.

Tapi itu bagus untuk memiliki hari dimana anda tidak berlatih dan beristirahat, bahkan untuk beberapa waktu misalnya seminggu, ini memberikan tubuh anda kesempatan untuk mensimulasikan apa yang telah dipelajari di parkour.

Translated by Daniel Giovanni aka Qronoz
*video source: http://www.youtube.com/watch?v=hcCZpQTRGzg

Interview with Dan from Parkour Generations




An interview with Dan Edwardes of Parkour Generations, with questions generated by the Parkour Generations forum members. For more see www.parkourgenerations.com